Tampilkan postingan dengan label Syair Jiwa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Syair Jiwa. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 06 Oktober 2012

CATATAN TAK BERJUDUL

LUVI PUJANGGA - Ku ikhlas jalani hidup ini sesuai dengan catatanmu ya Rabb.
Ku kan s'lalu bahagia, jika melihat orang-orang yang kusayangi bahagia.
Sungguh Engkau maha agung, tiada se'orang pun yang tau akan catatanmu kedepan.
Ku tau semua yang ada didunia ini tak ada yang abadi, hanya ikhlas di hati yang bisa membuat abadi.

Penulis  : Masruri Luri Luvi

DOA'KU

LUVI PUJANGGA - Rasa kuatirku terhadapmu begitu besar, Karena ku tau engkau disana masih diselimuti awan hitam seperti hal'nya disini..
Air mata menetes jatuh kebumi saat ku menghadap sang khaliq tuk berdoa, ku berdoa agar semuanya baik-baik saja.

Penulis : Masruri Luri Luvi

K A P A N ... ?????

LUVI PUJANGGA - Hati ini rasanya hampir tak kuat untuk merasakannya, seakan jiwa ini diselimuti rasa putus asa..
Setiap orang-orang yang ku sayangi mendapat ujian (sakit) dari-MU,
Ku slalu berdoa pada-MU tuk orang-orang yang ku sayangi, agar ujian (sakit) cepet berakhir (sembuh).
Semua itu karena ku tak rela melihat dan mendengar orang-orang yang ku sayangi menderita.
Kini giliranku yang mendapat ujian dari-MU...
kapan kah segala ujian dari-MU berakhir ya Allah . . . ??
Ku tau.. Semua itu karena Kau sayang dan kau sayang..,
Sebagai insan biasa rasanya hampir tak kuasa tuk menahan n menerima ujian darimu ya Allah..,
namun ku mencoba tetap tegar tuk menghadapinya... 

Penulis : Masruri Luri Luvi

TANGISAN HATI BUAT SANG AYAH (BAG.II)

LUVI PUJANGGA - Ku Tertegun dan terdiam melihat semuanya ini, rasanya ku tak kuat, rasanya ku tak rela, rasanya ku tak sanggup melihat keadaan ini.

Rasa putus asa seakan menyelimutimu... Rasa sabar seketika selalu muncul hingga membuatmu tetap tegar dan tabah menjalani semua ini.

Senyum'mu yang dulu indah seakan sekarang mulai layu... Pancaran wajahmu yang dulu riang kini seakan tertunduk lesu... Sinar matamu yang dulu semangat kini mulai redup seakan tertutup oleh rasa lelah yang dialami.

Tapi ku berharap mudah-mudahan semuanya cepat berakhir dan kembali sehat seperti dulu... karena ku rindu keadaan tersebut.

Ku tau saat ini Tuhan sedang mengujimu... Ku tau saat ini Tuhan sedang menyayangimu... Ku tau saat ini Tuhan sedang menyapamu...
TUHAN.... Ku tau Engkau maha pengasih.
TUHAN.... Ku tau Engkau maha pemurah.
TUHAN.... Ku tau Engkau maha penyayang...
Dan Hamba berdoa semoga semuanya cepet-cepet berakhir serta kembali sehat dan normal seperti yang dulu... Amiiin...Ya...Rabbal'alamin.. .^_^.


Penulis : Masruri Luri Luvi

TANGISAN HATI BUAT SANG AYAH (BAG.I)

LUVI PUJANGGA - Senyummu memancarkan kerinduan..
Sinar matamu memancarkan harapan..
Wajahmu memancarkan kesedihan-kesedihan yang begitu mendalam dan batinmu memikul segala beban yang begitu berat, Namun hatimu tetap tegar menghadapi semua ini.
Sehingga membuatmu kokoh dalam hidup walaupun begitu banyak penderitaan yang selalu datang silih berganti.

Hembusan nafasmu menandakan akan keletihan hidup ini. Namun semangatmu tak pernah pudar untuk menjalani hidup ini.
Segala suka dan duka telah engkau lalui tapi sekilas hanya beban dan penderitaan yang engkau rasakan.
Harapan-harapanmu kini mulai sirna dimakan oleh waktu hingga membuatmu semakin tak berdaya. Namun sekali lagi semangatmu selalu tegar serta kokoh dan membuatmu tetap bertahan dalam menjalaninya.

AYAH... Harapan-harapanmu begitu besar.

AYAH... Beban-beban yang engkau pikul begitu berat.

AYAH... Engkau tau anak-anakmu sekarang banyak menanggung beban, namun hatimu tetap tegar menyikapinya.

AYAH.. Seakan engkau selalu diselimuti awan kelabu yang tiada henti, tapi semangatmu yang begitu besar hingga membuatmu selalu tabah menjalaninya.
Ku hanya bisa menangis dalam hati...
Ku percaya Tuhan akan melindungimu..
Ku percaya suatu saat Tuhan akan mengirimkan angin kesejukan padamu...
amiiin...

Penulis : Masruri Luri Luvi

TEKA TEKI SANG ILLAHI

LUVI PUJANGGA - Semua kehidupan yang ada dijagad raya ini entah itu kehidupan didarat.. entah itu kehidupan dilaut, ataupun kehidupan dilangit, semua itu yang mengatur adalah sang ILLAHI.
Didalam kitab suci mengatakan bahtwa Tuhan itu sayang akan makhluk ciptaannya, tapi mengapa Tuhan selalu memberi ujian pada makhluknya...??
Tuhan menciptakan alam semesta ini dengan baik dan sempurna, Tapi mengapa disaat suasana tenang dan damai, justru Tuhan mengirimkan berbagai macam bencana.. entah itu dalam bentuk gempa, entah itu kebakaran hutan dan banjir, ataupun hujan besar dengan petirnya yang begitu mengglegar dan dahsyat hingga membuat makhluknya ketakutan.. apakah dengan cara ini Tuhan sayang kepada makhluknya...??
Mungkin jika Tuhan bila benar-benar sayang akan ciptaan-NYA maka sesungguhnya semua itu tidak akan terjadi oleh kehendak-NYA.
WAALLAHU'ALAM...

Penulis : Masruri Luri

DILEMA DALAM KEHIDUPAN

LUVI PUJANGGA - Kehidupan penuh dengan warna, Hidup penuh dengan teka teki, Hidup penuh dengan angan-angan, Hidup penuh pro kontra dan Hidup penuh dengan tanda tanya, semuanya itu pasti dirasakan oleh setiap insan.

Disaat kita mendapa kebahagiaan maka jiwa kita seakan-akan merasa terbang dan merasa tentram, tetapi disaat kita diselimuti kesedihan maka kita merasa dunia itu sempit dan gelap tiada rasa, kita mencoba berbuat baik pada setiap orang, tiada diduga balasannya hanya cercaan dan hinaan.

Kadang kala kita punya angan-angan tetapi ada yang terwujud dan sebaliknya.
Rasa optimis selalu muncul dikala kita mendapatkan apa yang kita mau, tetapi rasa pesimis muncul dikala kita mengalami keterpurukan, dan sesungguhnya semua itu waktu yang akan menjawabnya nanti, bila kita menang melawan waktu' maka kita yang akan mengendalikan waktu, tapi bila kita kalah dengan waktu' maka kita yang akan dikendalikan oleh waktu, jadi manfaatkan waktu yang sebaik mungkin..!!.

Penulis : Masruri Luri

LUVI DALAM QALBU

LUVI PUJANGGA - Rasa rindu dan rasa kangen yang semakin hari semakin kuat, telah tertanam di jiwa ini. 

Hari berganti hari..Bulan berganti bulan..Bahkan tahun berganti tahun..Jiwa ini tak akan pernah berubah terhadap jiwamu. 

Apapun yang terjadi jiwa ini tak akan pernah berubah, karena ku sayang kamu hingga akhir nafas berhembus. 

Hidupku hanya untukmu dan Hidupmu hanya untuk'ku.  

Penulis : by_ Luvi